Berapa banyak hati
mengesan dan terkesan,
Lepasnya cerita terbiar di jalanan;
yang peduli dan yang mendiamkan...
Betapa cantiknya dunia :
sedang yang peduli tiada upaya,
sedang yang upaya merasa tiada,
kekal cacatlah sekelompok manusia.
Dalam hati yang juga ada kebersihan,
Seruang lapang merindukan kasih,
Kasih manusia kasih merasa
dari penganggungan cacat terhina.
Betapapun pura-pura
Niat busuk tersembul-sembul jua,
Sepatah kalimat yang datangnya dari syurga ;
Manusia disini hanya punya cacat dan hina.
Ia yang punya kesempurnaan
Melihat yang kurang hanya menyemak bumi,
Ia yang dengan sekali geram menikam :
Cacat dan terhina tidak ada tempat disini...
Mahsuri S.N
No comments:
Post a Comment